Minggu, 06 Mei 2018

Beasiswa PMDSU Batch 4 Tahun 2018

Apa motivasimu? kenapa harus PMDSU? kenapa tidak memilih beasiswa yang lain? Sepertinya beberapa pertanyaan itu mulai kalian pikirkan dari sekarang. Penting! Karena seleksi beasiswa ini tidak mudah. Ribuan pesaing akan kalian hadapi, namun hanya sebagian kecil yang akan dinyatakan sebagai Awardee PMDSU.

Beasiswa Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Sound is good! yuk disimak ulasan singkat dari saya. Check this out!

Perkenalkan nama saya Turhadi. Saya merupakan salah satu Awardee Beasiswa PMDSU ini. Saya tercatat sebagai awardee beasiswa PMDSU Batch II Tahun 2015. Sekarang saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana saya di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Di Kampus IPB ini saya mengambil program studi Biologi Tumbuhan (BOT). Sedikit informasi lagi ya, saya telah menyelesaikan pendidikan sarjana saya di Jurusan Biologi FMIPA Universitas Brawijaya dan lulus pada bulan Januari 2015. Pada bulan April 2018, saya juga telah menyelesaikan pendidikan magister saya di program studi Biologi Tumbuhan (BOT), Institut Pertanian Bogor. Namun saat ini saya masih juga tercatat sebagai mahasiswa aktif program doktor di program studi Biologi Tumbuhan (BOT), Institut Pertanian Bogor.

Untuk bisa menjadi salah satu awardee beasiswa PMDSU ini tentunya kita harus siap mental dulu dari awal sebelum mendaftar. Kenapa mental kita harus siap? Siap gagal dan siap lolos seleksi.

Bagaimana kita bisa menjadi Awardee beasiswa ini? Secara garis besar seperti ini prosesnya mendapatkannya. Sebelumnya, kita harus mendaftar dulu kan ya. Pendaftaran beasiswa PMDSU ini dilakukan secara pararel, maksudnya selain kita melakukan pengisian formulir di website PMDSU (lihat Pedoman Pelaksanaan Beasiswa PMDSU 2018), kita juga harus mendaftar di kampus tujuan. Tentunya kampus-kampus yang telah ditunjuk oleh Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan beasiswa pendidikan PMDSU ini. Dan yang terpenting adalah kalian juga menghubungi calon promotor yang kalian tuju. Tetap junjung tinggi norma-norma kesopanan ketika menghubungi calon promotor. Tunjukkan bahwa kalian adalah insan yang baik.

Sebaiknya sebelum kalian mendaftar alangkah lebih baiknya kalau kalian menggali informasi terkait beasiswa ini, informasi bisa kalian dapat melalui awardee sebelumnya atau bisa juga melalui internet. For your Information, Beasiswa PMDSU ini telah diselenggarakan sebanyak 3 Batch yakni Batch 1 pada tahun 2013, Batch 2 pada tahun 2015, dan Batch 3 pada tahun 2017. Dan telah diumumkan bahwa batch 4 akan dibuka pendaftarannya untuk tahun 2018, namun tetap terus ikuti perkembangan informasinya. Berikut ini merupakan sebaran jumlah penerima dan promotor pada tiga batch PMDSU:

sumber: Pedoman Pelaksanaan Beasiswa PMDSU 2018


Berdasarkan Panduan Beasiswa PMDSU 2018, berikut persyaratan untuk mendaftar beasiswa ini:
1. Sarjana unggul (fresh graduate).
2. Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1).
3. Persyaratan IPK pelamar adalah
    - apabila akreditasi PT asal adalah A dan akreditasi prodi asal adalah A maka minimal IPK 3.25.
    - apabila akreditasi PT asal adalah B dan akreditasi prodi asal adalah A maka minimal IPK 3.5.
    - apabila akreditasi PT asal adalah A dan akreditasi prodi asal adalah B maka minimal IPK 3.5.
    - apabila akreditasi PT asal adalah B dan akreditasi prodi asal adalah B maka minimal IPK 3.75.
    - apabila akreditasi PT dan prodi asal adalah dibawah B maka minimal IPK 3.8.
4. Usia pada saat mendaftar tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.
5. Memeperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing.
6. WNI.
7. Tidak sedang menerima beasiswa lainnya.
8. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
9. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun.

Apakah yang dibiayai pada beasiswa PMDSU ini?
sumber: Pedoman Pelaksanaan Beasiswa PMDSU 2018

Selamat mencoba dan semoga sukses.

Salam,
Turhadi, S.Si., M.Si

-----------------------------------------------------------------------------------------
Sebaiknya jika kalian memang benar-benar menginginkan beasiswa ini. Saran dari saya, persiapkan diri anda sebaik mungkin, misalnya: tunjukkan bahwa kalian memang punya passion di bidang riset (didukung dengan pengalaman baik berupa riset skripsi kalian atau keterlibatan kalian dalam riset dosen/institusi). IPK tinggi sebenarnya juga tidak sepenuhnya menjamin kalian untuk bisa mendapatkan beasiswa ini. Intinya kalian harus pintar menjual diri kalian (hahaha..), tunjukkan paparkan potensi, keinginan, rencana kuat anda ke depannya seperti apa kepada calon promotor (Jika ada wawancara langsung/tidak). Dan yang tidak kalah penting, daftarlah kepada calon promotor yang sesuai bidang skripsi kalian. Jangan kalian skripsi tentang fisiologi hewan, terus karena coba-coba ingin ikut beasiswa PMDSU dan mendaftar ke calon promotor yang punya bidang keahlian tumbuhan. Logikanya sih, apakah kita akan dipilih? Menurut saya, calon promotor yang paling menentukan kalian dipilih/tidak.
Pengalaman saya kemarin? selain saya harus mengirimkan berkas kepada kampus tujuan dan promotor (karena beliau meminta). Promotorpun juga melakukan wawancara kepada saya melalui telepon. Jadi lagi persiapkan diri kalian. Ingat. Beasiswa ini, beasiswa PMDSU bukan beasiswa main-main. Bukan!. Bersiaplah jadi calon doktor wahai generasi emas Indonesia!.


Oh ya, buat jaga-jaga persiapkan CV kalian sebaik mungkin ya! 

Kenali calon promotormu.
Kenali dirimu.
Kenali potensi dan kemampuanmu.

Semangat!!

------------------------------------------------------------------------------------------

Sekedar info untuk PMDSU Batch 4 Tahun 2018 ini belum dibuka kapan tanggal pasti pendaftarannya. 

Persiapkan dirimu!

Rabu, 02 Mei 2018

[SPSS] ANALISIS REGRESI

Tujuan: Untuk mengetahui bentuk hubungan antara variabel respon “Y” (dependen/tak bebas/terikat) dengan variabel prediktor “X” (independen/bebas).
Asumsi: (1) Sampel berdistribusi normal dan (2) Diambil secara acak dari populasi yang berdistribusi normal
Kegunaan: meramalkan nilai dari variabel bebas, jika setiap nilai dari variabel takbebas diketahui.
Analisis Regresi merupakan analisis statistika yang memanfaatkan hubungan antara dua atau lebih peubah kuantitatif sehingga salah satu peubah dapat diramalkan dari peubah lainnya.

Latihan!
Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada hubungan antara kelimpahan ulat bulu dengan keberadaan semut rangrang, kunjungan burung pemakan serangga serta kenaikan suhu, pada 20 pohon mangga yang diamati. Pengamatan dilakukan di Probolinggo yang sedang terserang wabah serangan ulat bulu. Berdasarkan hasil analisis korelasi pada praktikum sebelumnya, peneliti ingin mengetahui lebih mendalam apakah suhu memengaruhi kelimpahan ulat bulu di pohon mangga dalam bentuk hubungan sebab akibat, dimana suhu adalah sebab dan kelimpahan ulat bulu adalah akibat.

Data sebagai berikut:

Selanjutnya inputkan data ke program SPSS, seperti berikut:



Kemudian setelah itu kita cek bagaimana distribusi datanya dalam hal ini data mengikuti sebaran normal atau tidak. Salah satu cara untuk mengeceknya yaitu melalui uji KS. Langkahnya adalah klik Analyze lalu Nonparametric tests lalu pilih 1-sample KS.... masukkan variable yang akan dicek distribusi datanya ke dalam kolom test variable list.


Setelah output keluar dapat diketahui bahwa keempat data berdistribusi normal. Taunya dari mana? Jika angka Asymp. Sig. (2-tailed) >0.05 maka artinya DATA BERDISTRIBUSI NORMAL. Pada latihan kali ini kita hanya ingin melakukan analisis regresi antara suhu dan kelimpahan ulat bulu.

Selanjutnya, kita lakukan analisis regresi dengan cara klik Analyze, lalu pilih Regression, dan selanjutnya pilih Linier seperti tampilan di bawah ini:


Kemudian akan muncul laman Linier Regression seperti di bawah ini. Selanjutnya, masukkan variabel Jumlah Ulat Bulu ke dalam kolom Dependent dan variabel Suhu ke dalam kolom Independent. Lalu, klik OK!


Output hasil analisis akan muncul sebagai berikut:


Berdasarkan output diatas dapat diketahui bahwa Nilai R menunjukkan sebesar 0.733. Artinya bahwa terdapat hubungan yang kuat antara suhu dan kelimpahan ulat bulu. Nilai R square menunjukkan sebesar 0.537 atau 53.7%. Artinya bahwa kelimpahan ulat bulu dipengaruhi sebesar 53.7% oleh besarnya suhu lokasi penelitian, sedangkan sisanya 46.3% kelimpahan ulat bulu dipengaruhi oleh variabel lain di luar suhu. Hal ini mengindikasikan cukup tingginya tingkat determinasi suhu terhadap kelimpahan ulat bulu di pohon mangga.

Nilai R: menunjukkan kuat/tidaknya hubungan linier antar dua variabel.
Nilai R square: memprediksi  kontribusi pengaruh variabel X terhadap variabel Y.


Berdasarkan output diatas diketahui juga bahwa nilai sig. <0.05 menunjukkan adanya hubungan/korelasi yang bermakna.