Rabu, 11 Januari 2017

Evalusi Kualitas Saluran Sumber Mata Air Jenon, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang Berdasarkan Faktor Fisikokimiawi dan Diversitas Makroinvertebrata Bentos

Evalusi Kualitas Saluran Sumber Mata Air Jenon, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang Berdasarkan Faktor Fisikokimiawi dan Diversitas Makroinvertebrata Bentos

Turhadi1) dan Gilang Indra W.1)

Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang1)

ABSTRAK

Sumber air Jenon berada di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang dimanfaatkan salah satunya sebagai saluran irigasi pertanian. Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui kualitas di saluran sumber mata air Jenon. Metode praktikum terdiri dari pengukuran parameter kualitas air secara in-situ dan pengambilan sampel yang dilakukan di tiga stasiun berbeda, yaitu hulu, tengah, dan hilir  di  saluran sumber mata air Jenon. Parameter fisikokimiawi yang diukur meliputi: suhu, pH, DO, BOD, konduktivitas, kecerahan, kedalaman, lebar saluran, debit air, turbiditas, salinitas, konsentrasi Nitrat, konsentrasi fosfat terlarut, TOM, dan alkalinitas. Pengambilan sampel bentos dilakukan dengan menggunakan jaring Surber dan hand net. Parameter fisikokimiawi dianalisis dengan ANOVA melalui program SPSS 16.0. Pada data jumlah organisme bentos dilakukan penghitungan nilai FBI, INP, Taxa Richness, dan H’. Untuk mengetahui perbedaan ketiga stasiun maka dilakukan Clustering Analysis dan Principal Component Analysis (PCA) melalui program PAST.  Berdasarkan hasil praktikum diketahui bahwa secara umum kualitas air di saluran sumber mata air Jenon masih cukup bagus, dilihat dari hasil pengukuran parameter fisika, kimia, dan biologi.  Stasiun tengah mempunyai indeks diversitas  bentos tertinggi dibandingkan lainnya yaitu sebesar 1,50. Secara berturut -turut indeks Hi untuk stasiun hulu dan hilir yaitu 1,48 dan 1,26.


Kata kunci: Bentos, Indeks Hi, Kualitas air, saluran sumber mata air Jenon

Evalusi Kualitas Sumber Mata Air Jenon, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang Berdasarkan Diversitas Plankton

Evalusi Kualitas Sumber Mata Air Jenon, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang Berdasarkan Diversitas Plankton

Turhadi1) dan Gilang Indra W.1)


Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang1)

ABSTRAK

Sumber mata air jenon merupakan sumber air yang berada di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sumber mata air jenon merupakan hulu bagi sungai di wilayah tersebut serta dimanfaatkan sebagai air irigasi dan PDAM. Aktivitas penduduk dapat menyebabkan penurunan kualitas air, yaitu dengan adanya perubahan kondisi fisika, kimia, dan biologi. Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui kualitas air di sumber mata air Jenon. Metode praktikum terdiri dari pengukuran parameter kualitas air secara fisika, kimia, dan biologi. Pengambilan sampel dilakukan di enam stasiun berbeda. Parameter fisikokimiawi yang diukur meliputi: pH, suhu, DO, BOD, alkalinitas, konduktivitas, turbiditas, kecerahan, kedalaman, kandungan nitrat, fosfat, dan Total Organic Matter. Pengambilan sampel plankton dilakukan dengan menggunakan jaring Plankton dan Vertical Water Sampler. Jumlah organisme bentos yang diperoleh dilakukan penghitungan nilai INP dan H’. hasil tersebut kemudian dimasukkan ke dalam Indeks Prati dan dibandingkan dengan Nilai Baku Mutu Perairan untuk pertanian. Berdasarkan hasil praktikum diketahui bahwa secara umum kualitas air di kolam sumber Mata Air Jenon masih cukup bagus, dilihat dari hasil pengukuran parameter fisika, kimia, dan biologi. Indeks keanekaragaman (H’) plankton di kolam sumber mata air Jenon tergolong tinggi yakni 4,70.

Kata kunci: Indeks H’, Kualitas air, Plankton, Sumber Mata Air Jenon